Selasa, 21 Agustus 2012

Wanita Penyaji Kopi

| Selasa, 21 Agustus 2012 | 1 komentar




Seorang bidadari desa seolah sedang menunggu untuk didatangi para perjaka hidung zebra,, wanita ini menjadi primadona di wilayah RT nya,, wajahnya yang hitam manis berhasil membelangkan hidung para fakir cinta,, keindahan wajahnya juga menjadi daya tarik dan promosi warung kopi kecil milik ibunya,, 


"mau pesan apa mas?" suara serak basah menyambut pria busik yang berdiri di depan me
ja warungnya,,

"pesan apa ya? di sini yang spesial apa neng?" padahal di depan warung
sudah jelas-jelas ada spanduk merah bertuliskan 'warung kopi',, pria ini rupanya mau berbasa-basi dengan si wanita,,
"oli oplosan mas",, jawaban jutek keluar dari mulut wanita ini,, "ah, neng ini sedang mabuk ya? masak warung kopi jualan oli oplosan,, ya udah neng, kopi panas satu ya,," tanpa ekspresi, si wanita langsung membuatkan segelas kopi pesanan pria tadi,,


kejutekan penjual kopi tadi semakin membuat hidung si pria membelang,, jumlah garis hitam hidungnya bertambah banyak,, matanya jelalatan melihat licinnya wajah wanita yang terbungkus kerudung gaya Maroko,, fantasi gila nan liar merasuki otak pria ini,,



"silahkan mas,," kata si wanita sambil menyodorkan segelas kopi panas,,
"eh, iya" si pria terbangun dari lamunan gila yang menjakitnya tadi,,



mata si pria masih saja menyatroni setiap sudut wajah anak penjual kopi ini,, tanpa disadari, kopi yang masih membara langsung ia telan,, sontak saja, mulut pria ini langsung kelabakan,, tenggorokannya tidak mampu menghadapi guyuran kopi panas yang ia siramkan sendiri,, lidahnya melepuh layaknya sebatang besi yang kecipratan air keras,, mulut pria ini menganga lebar-lebar,, si wanita melirik,, dia cuek saja melihat penderitaan si pria,,

1 komentar:

Unknown mengatakan...

=))

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
© Hak Cipta 2012 | catatansisis.blogspot.com | Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang | Desain Template Oleh - Siswanto